SISTEM TERTANAM / EMBEDDED SYSTEM
Sistem Embedded adalah kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak komputer, baik dengan kemampuan tetap atau dapat diprogram, yang dirancang untuk fungsi tertentu atau fungsi dalam sistem yang lebih besar. Adapun perangkat lunak embedded berfungsi sebagai penggerak pada embedded system.
Sebagian besar perangkat lunak pada embedded system ini didukung oleh Real Time Opening System (RTOS). Real Time Opening System (RTOS) merupakan sistem operasi multitasking yang diperuntukkan dan dikhususkan untuk aplikasi real-time. Perangkat lunak embedded biasanya disebut firmware karena perangkat lunak tipe ini dapat dimuat ke ROM, EPROM, atau Memory Flash. Sekali program dimasukkan ke dalam perangkat keras maka program tersebut tidak akan pernah berubah kecuali jika di program ulang.
Embedded system biasanya ditanamkan pada perangkat yang lebih besar yang didalamnya terdapat perangkat keras dan berbagai pralatan mekanik. Berbeda dengan komputer, embedded system dikhususkan untuk melakukan fungsi dan tugas spesifik. Saat ini sudah banyak teknologi yang telah ditanamkan embedded system ini contohnya pada lamera digital. Embedded system diimplementasikan pada kamera digital agar dapat melakukan fitur autofocus.
Dengan menggunakan embedded system, maka kita dapat mengontrol perangkat untuk melakukan suatu tugas yang spesifik. Dibandingkan dengan komputer / PC, embedded system lebih cepat dalam waktu proses pada sistemnya. Hal tersebut terjadi karena embedded system dibangun menggunakan bahasa pemrograman yang lebih dekat/dikenali oleh perangkat keras. Bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengembangkan embedded system ini diantaranya adalah baha pemrograman ADA, Java, System, C, dan VHDL.
→ CIRI CIRI EMBEDDED SYSTEM
- Mempunyai computing power (dilengkapi dengan sebuah procesor)
- Bekerja di lingkungan luar ruangan IT (tidak dilengkapi dengan AC dan mendapatkan gangguan seperti getaran dan debu)
- Memiliki tugas spesifik
Syarat dan Kendala saat Mengimplementasikan Sistem Tertanam
1. Kehandalan
Kehandalan merupakan hal sangat penting dalam sistem embedded system ketika menjalankan fungsi fungsi kritis.
Misalnya pada saat mempertimbangkan sistem embedded yang digunakan untuk mengontrol penerbangan. Kegagalan sistem embedded dapat memiliki resiko bencana. Oleh karena itu programmer sistem embedded harus mempertimbangkan semua kemungkinan dan program yang ditulis, agar tidak mengalami kegagalan.
2. Kinerja ( Performance )
Sistem Embedded memiliki keterbatasan waktuwaktu sehingga harus dapat merespons ( Responsiveness ) kejadian secepat mungkin. Sebagai contoh sistem yang memonitor keadaan jantung pasien harus dengan cepat dan segera memberitahu jika ada kelainan dalam sinyal deteksi.
3. Konsumsi Daya
Sebagian besar sistem embedded di operasi kan melalui batere. Untuk mengurangi pengurasan batere dan menghindari seringnya pengisian ulang batere maka konsumsi daya dari sistem embedded harus sangat rendah. Dengan mengurangi jumlah komponen dan mengurangi konsumsi daya maka meningkatkan kehandalan sistem.
4. Biaya ( Cost )
Sebagai sistem embedded yang secara luas digunakan pada konsumen sistem elektronik, biaya menjadi masalah sensitif.
Perancang hardware harus benar benar mempertimbangkan pilihan mengenai komponen yang digunakan untuk menghindari terjadinya biaya yang berlebihan.
5. Ukuran ( size )
Ukuran merupakan salah satu faktor dalam sistem embedded. Ukuran dan berat merupakan parameter yang penting pada sistem embedded yang digunakan dalam pesawat terbang, pesawat ruang angkasa, rudal, dan lain lain.
Untuk telepon genggam ukuran terus dikembangkan dalam ukuran dan berat yang kecil.
6. Keterbatasan Interface dengan Pengguna ( Limited User Interfaces )
Awalnya sebuah sistem embedded tidak memiliki user interface. Input melalui keypad atau serangkaian tombol. Output di tampilkan dalam suatu LED atau LCD kecil. Mengembangkan user yang bersifat user friendly dengan keterbatasan input/outputoutput merupakan tugas yang menantang untuk pengembangan firmware
7. Kemampuan peningkatan perangkat lunak ( Software upgradation capability )
▪️ Software Replacement
Merupakan software pengganti yang lengkap untuk software asli yang dikirimkan dalam sistem embedded tertentu.
▪️Software Patches
Melakukan perubahan kecil untuk software tanpa mengganti seluruh program dengan yang baru.
▪️Software Extensions melakukan penambahan fungsi terhadap sistem embedded.
Itulah beberapa penjelasan yang dapat saya ucapkan, lebih dan kurang saya ucapkan terimakasih
NAMA : CLARA INDRIANI PUTRI
NPM : 22312057
KELAS : IF 22 Dx
MAPEL : ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER
s
Komentar
Posting Komentar