CHACE MEMORY
Cache memory adalah memori berkecepatan tinggi, yang ukurannya kecil tetapi lebih cepat dari memori utama (RAM). CPU dapat mengakses memori ini lebih cepat daripada memori utama. Cache memory digunakan untuk menyinkronkan data dengan CPU berkecepatan tinggi dan untuk meningkatkan kinerjanya. Cache memory hanya dapat diakses oleh CPU dan berfungsi untuk menyimpan data dan program yang sering digunakan oleh CPU. Cache memory memastikan bahwa data harus tersedia secara instan untuk CPU setiap kali CPU membutuhkan data ini. Dengan kata lain, jika CPU menemukan data atau instruksi yang diperlukan berada dalam cache memory, ia tidak perlu mengakses memori utama (RAM). Cache memory kadang-kadang juga disebut CPU memory karena biasanya terintegrasi langsung ke dalam chip CPU atau ditempatkan pada chip terpisah yang memiliki interkoneksi bus terpisah dengan CPU. Oleh karena itu, lebih mudah diakses oleh prosesor, dan mampu meningkatkan efisiensi, karena secara fisik dekat dengan prosesor. Sebagai kesimpulan, cache memory bertindak sebagai buffer antara RAM dan CPU, dan pada akhirnya mempercepat kinerja sistem komputer.
1. Kinerja Cache
Pada Cache Memory memiliki kecapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan Main Memory.
Ketika CPU mendapatkan perintah ia akan mencari data di dalam cache memory, ketika ditemukan maka cache akan mentransfer dengan sangat cepat, namun ketika tidak ditemukan ia akan mencari pada main memory dan kemudian mentrasfer ke cpu dengan kecepatan yang lebih lambat dibandingkan dengan cache memory.
Level Cache memori, yaitu cara kerja per level pada cpu dan main memory. Ini adalah level pada cache memory pada L1 memiliki kapasitas 8kb, 64kb, dan 128kb dengan kecepatan tertinggi, berbeda dengan L2 yang memiliki kapasitas 256kb sampai 2mb yang memiliki kecepatan sedang, dan L3 tidak semua komputer memiliki L3 yang memiliki kecepatan paling rendah.
Ketika mendapatkan perintah dari seorang user, maka cpu akan mencari data pada L1 Cache, lalu L1 Cache akan mencari data namun data tersebut tidak ditemukan (Nothing), kemudian ia akan mencari lagi terhadap L2 cache. Ketika di L1 tidak di temukan data yang di inginkan maka cpu akan mencari di L2 Cache yang dimana L2 ini terletak di luar cpu, ketika data yang di cari di L2 tidak ditemukan maka ia akan langsung mencari di L3 Cache. Ketika data tidak di temukan di L1 dan L2 maka CPU akan langsung mencari di L3 Cache yang berada di luar CPU. Jika data yang dicari tidak di temukan di L1, L2, dan L3 maka CPU akan langsung mencari di main memory kemudian data tersebut akan langsung di eksekusi oleh cpu. Dan yang terakhir di eksekusi oleh CPU akan di salin di L1 chace sehingga ketika cpu membutuhkan data tersebut ia tidak perlu mencari di main memory, ketika CPU memerlukan data, cpu tidak perlu mencari data tersebut di main memory, tapi cpu dapat langsung mencari data di L1 chace. Ketika Chace penuh maka data yang lama akan di hapus dan di ganti dengan data yang baru yang paling sering di akses.
2. Penggunaan Asosiasi untuk mengurangi tingkat kesalahan
Untuk mengurangi tingkat kesalahan dalam penggunaan asosiasi merujuk pada bauran yang dirasakan oleh indera. Gerakan menambah rentang kemungkinan otak kita ‘menghubungkan’ dan oleh karena itu akan ingat. Apapun yang ingin anda ingat, pastikan kita mengasosiasikan atau menghubungkan dengan sesuatu yang stabil dalam lingkungan mental kita. Imajinasi sangat baik untuk diterapkan dalam teknik mengembangkan memori karena tidak ada batasan dalam imajinasi. Lain dengan pengetahuan yang sifatnya terbatas, imajinasi melampaui realitas yang sebenarnya. Dengan imajinasi ini kita dapat merangsang kemajuan serta melahirkan evolusi ilmu pengetahuan. Jadi itu semua kesadaran kita sendiri sebagai pengguna user.
3. Penggunaan cache bertingkat hierarki untuk mengurangi kesalahan pinalti
Peningkatan waktu akses (access time) memori (semakin ke bawah semakin lambat, semakin ke atas semakin cepat)
Peningkatan kapasitas (semakin ke bawah semakin besar, semakin ke atas semakin kecil)
Peningkatan jarak dengan prosesor (semakin ke bawah semakin jauh, semakin ke atas semakin dekat)
Penurunan harga memori tiap bitnya (semakin ke bawah semakin semakin murah, semakin ke atas semakin mahal).

Komentar
Posting Komentar